Saturnus akan Jadi Planet Tanpa Cincin

Baru-baru ini, studi NASA menunjukkan bahwa cincin Saturnus menghilang dengan cepat. Bahkan suatu hari nanti, mungkin Saturnus akan dikenal sebagai "planet tanpa cincin".

Para peneliti memperkirakan, cincin Saturnus akan menghilang dalam waktu 300 juta tahun. Namun, tak menutup kemungkinan cincin itu bisa menghilang lebih cepat.


Cassini sukses membuat observasi yang lebih detail dari fenomena hujan cincin. Data terbaru menunjukkan bahwa cincin Saturnus akan menghilang dalam waktu 100 juta tahun.

Jika dibandingkan dengan umur Saturnus -- yang mencapai 4 miliar tahun -- itu adalah waktu yang tidak lama. Peneliti planet NASA, James O'Donoghue, memperkirakan, 'hujan cincin' tersebut menguras air dari cincin Saturnus dengan volume yang sama dengan kolam renang Olimipiade dalam waktu setengah jam.

Baca Juga: Cegah Aplikasi 'Tuyul' Berkeliaran di Ponselmu

Meski begitu, masih ada beberapa pertanyaan yang masih belum terjawab terkait cincin Saturnus yang mulai menghilang. Tim NASA ingin tahu apakah lama Saturnus mengitari matahari -- yaitu 29,4 tahun -- akan memengaruhi jumlah air yang terkuras akibat hujan cincin.

Tampaknya, jumlah air yang terkuras berubah sesuai dengan tingkat cahaya matahari yang didapat planet tersebut. "Kita beruntung kita bisa melihat sistem cincin Saturnus, yang tampaknya ada di tengah masa hidupnya," kata O'Donoghue, saat merilis penemuan mereka di jurnal pada Senin lalu.

Cincin Saturnus akan Hilang 2019
Saturnus (foto: JPL - NASA)

Cincin Saturnus terdiri dari es yang tercampur dengan batu dan debu. Misi Voyager dari NASA sukses mengunjungi planet itu pada awal 1980-an. Dalam studi yang dilaksanakan ketika itu, diketahui adanya sebuah fenomena yang disebut "hujan cincin".

"Cincin tertarik ke Saturnus oleh gravitasi sebagai hujan partikel es berdebu akibat daya tarik medan magnet Saturnus," kata NASA, seperti yang dikutip dari CNET.
TAG