Remaja ini Jual Ginjal demi iPhone

Remaja jual ginjal demi iphone, jual ginjal demi gadget, jual ginjal demi gawai


Anak muda memang kerap sekali salah langkah. Hal ini wajar karena pengetahuan dan pola pikir mereka belum begitu luas.

Terutama dalam bergaul, anak muda cenderung mengorbankan banyak hal. Mulai dari uang, waktu, tenaga, bahkan sampai yang tidak masuk akal, ginjal.

Hal itulah yang dikorbankan salah satu pria asal China bernama Wang. Ia rela menjual ginjalnya hanya demi terlihat trendi di hadapan teman-temannya.

Ia menjual satu ginjalnya untuk membeli iPhone dan iPad. Ia melakukannya pada 2011 saat usianya masih 17 tahun.

Baca juga: Nenek 87 Tahun ini Kuat Main Games Selama 4 Tahun

Wang nekat ke klinik ilegal untuk mengangkat ginjalnya. Setelah itu, ia menjualnya ke pasar gelap dengan harga 22.000 yuan atau sekira Rp45,8 juta. Beritanya pun viral dan meme jual ginjal bermunculan di mana-mana.

Kini, seperti dilansir Lagilagi.in dari Dailymail, Senin (21/1/2019), terungkap bahwa uang yang diterima Wang hanya 10% dari total keuntungan. Klinik itu menjual ginjal Wang secara ilegal di pasar gelap dengan harga 150.000 yuan atau sekira Rp312 juta ditambah dengan 10 ribu US dolar atau Rp140,7 juta.

Namun Wang keliru, karena telah membelikan hasil jual ginjalnya sebuah iPhone 4 dan iPad 2 sebelum sampai ke rumahnya di Provinsi Anhui. Ia mengakui, keputusannya ini adalah yang terburuk dalam hidup.

Baca Juga: Wanita ini Alergi dengan Sinyal WiFi dan Telepon

Wang yang kini berusia 25 tahun, dikabarkan harus berbaring di tempat tidur setiap hari dan bergantung pada keluarganya. Wang juga harus putus sekolah karena kondisinya tersebut. Ia dikabarkan menderita gagal ginjal dan perlu cuci darah secara teratur.

Produk buatan Apple ini memang sempat menjadi gadget yang paling diminati di China. Tetapi harganya dipatok jauh dari jangkauan banyak orang. Harga dari seperangkat gadget Apple bisa sampai gaji sebulan penuh dari seorang pekerja kantor di kota besar.

Jika orang dewasa saja sangat kesulitan menjangkau, apalagi remaja seperti Wang yang masih sangat bergantung dari ekonomi keluarganya saat itu.

Ada-ada saja....
TAG