Review Pokemon: Detective Pikachu, Unik Tapi Alurnya Kacau

Review Film Pokemon: Detective Pikachu, unik tapi alurnya kacau



Pengemasan unik, dengan animasi ciamik, namun alurnya terburu-buru dan sedikit membingungkan. Itulah review singkat dari kami.


Film yang telah tayang sejak 8 Mei 2019 ini, bisa dibilang lebih baik tapi juga lebih buruk. Lebih baik karena pertama kalinya, Pikachu tampak begitu nyata, bisa berbicara dengan manusia, dan jadi detektif cerdas yang nakal.

Lebih buruk karena alurnya terburu-buru, kisah konspirasi klise, dan akting para aktor yang kurang nendang. Film ini juga tidak memberi penjelasan cukup soal pokemon itu apa, jadi buat yang baru tahu pokemon akan semakin bingung.

Lebih jelasnya, berikut poin-poin yang kami dapat untuk me-riview film Pokemon: Detective Pikachu ini:

1. Pokemon yang Begitu Nyata


Bagi kamu yang sudah menikmati Pokemon sejak tahun 1990-an, pasti terpuaskan dengan tampilan pokemon-pokemon yang begitu nyata. Jelas, harga pembuatannya saja selangit. Wajar.

Selain itu, film ini juga banyak menampilkan pokemon-pokemon favorit dari generasi satu. Tidak hanya itu, bagi kamu pecinta Pikachu, film ini mampu membuatmu tersenyum bahagia, karena suara 'pika pika' khas pokemon berkekuatan listrik ini diisi langsung oleh seiyuu aslinya, Ikue Otani.

Fun Fact: Cerita Detective Pikachu Adaptasi dari Game Nintendo. Film Detective Pikachu akan dirilis pada 10 Mei 2019 di Amerika. Cerita dari film tersebut merupakan adaptasi dari game garapan developer Creatures Inc dengan judul yang sama dan didistribusikan oleh Nintendo.

2. Kekeluargaan


Film ini begitu menekankan kasih sayang keluarga dan pertemanan. Pemeran utama, Tim Goodman (Justice Smith), yang awalnya benci pokemon apapun dapat luluh juga karena kebersamaannya bareng Pikachu.

Baca Lagi: Otak Pemain Gim Pokemon Beda Dari Orang Biasa

Nilai-nilai kekeluargaan juga ditanamkan dari hubungan Tim dengan ayahnya, detektif Harry Goodman. Cocok ditonton bersama anak-anak kamu meski mereka tidak begitu paham kisah pokemon.

3. Alurnya Tidak Jelas


Kisah Pokemon: Detective Pikachu ini dimulai dari Tim yang terpaksa pergi ke Kota Ryme demi mencari ayahnya yang dikabarkan meninggal karena kecelakaan mobil. Namun, Tim akhirnya menemui fakta bahwa Ayahnya tidak meninggal melainkan hilang.

Ia mencarinya bersama Pikachu yang kebetulan bertemu di apartemen yang sama. Ketidakjelasan alurnya mulai terlihat sejak pencarian ayah Tim berlangsung.

Mulai dari bertemu dengan wartawan muda (Kathryn Newton) hingga konspirasi yang terungkap. Kamu akan dibuat heran karena filmnya tiba-tiba saja sudah mau habis.

Bagi kamu yang sering menonton film-film berbau konspirasi, pasti mudah menebak akhir dari film ini. Jadi memang, film ini ditujukan untuk mereka yang rindu dengan pokemon juga anak-anak yang ingin mengenal pokemon --meski dalam film ini, kisah awal mengapa pokemon ada tidak dijelaskan dengan baik.


Fun Fact: Arti Nama Pikachu Pikachu dalam bahasa Jepang diambil dari 'Pika' yang berarti suara sengatan, dan 'chu' berarti tikus. Jadi jika diartikan, Pikachu itu artinya tikus listrik. 

4. Lebih Mirip Film Lawak dan Superhero


Film ini dikemas dengan lelucon-lelucon yang nakal. Pikachu yang dalam film ini bisa berbicara dengan Tim, sering melontarkan lelucon-lelucon nakal. Ia tidak terlihat seperti Pikachu yang polos dan imut, melainkan anak tongkrongan yang senang menggoda wanita.

(post-ads)

Selain itu, Pikachu dalam film ini mirip seperti Spiderman yang baru belajar menggunakan kekuatannya. Ia harus percaya bahwa dirinya kuat, baru mendapatkan kekuatannya dan menang. Ya, se-simple itu.

Jadi buat kalian yang butuh tertawa saja, film ini cocok untuk kalian.

5. Akting Para Aktor yang Kurang Nendang


Meski kekeluargaan, namun emosi yang dimainkan oleh Tim masih kurang ngena. Apalagi kisah cinta yang dipaksakan antara Tim dan Kathryn Newton yang membuat fokus film ini sedikit terpecah antara ingin menyelamatkan ayahnya atau mendapatkan perempuan.

Tapi untungnya, para pokemon mampu menghadirkan ketegangan yang cukup. Pikachu, Psyduck, dan Mewtwo berperan banyak dalam film ini. Para pokemon tersebut mampu menghadirkan kelucuan, drama, sekaligus ketegangan.

Fun Fact: Hanya pikachu yang mampu mengalahkan Pokemon legendaris. Jangan salah! Walaupun Pikachu terlihat mungil dan kecil, ternyata Pikachu mampu mengalahkan Mew dan Mewtwo, kedua Pokemon tersebut adalah Pokemon legendaris terkuat yang ada di dunia Pokemon. Tidak hanya itu, Pikachu juga pernah melawan Latios dan Ho-oh di serial kartunnya.

Nilai:


Itulah beberapa review singkat dari kami. Rating yang kami berikan untuk film ini adalah 7 dari 10. Angka yang cukup untuk animasi yang mahal dan kelucuan yang membuat terbahak-bahak.

Rate    : 7.3/10 via IMDb
Genre  : Animation, Action, Adventure
Durasi : 1 jam 44 menit

Untuk diketahui, film ini dimotori oleh Rob Letterman, seorang sutradara animasi yang pernah menggarap beberapa film animasi seperti Shark Tale dan Monsters vs Aliens. Naskah Pokemon Detective Pikachu ditulis oleh Letterman dan Nicole Perlman berdasarkan cerita asli karya Tomokazu Ohara dan Haruka Utsui.

Animasi dan efek visual (vfx) dari film tersebut diproduksi oleh berbagai vendor yang dipimpin MPC dan Framestore di bawah arahan supervisor vfx Erik Nordby.
TAG