Buaya "Siluman" Raksasa Berhasil Ditangkap di Bangka Belitung

Berita lucu, berita aneh, berita unik, info unik, kabar lucu - Buaya siluman raksasa berhasil ditangkap di bangka belitung

#Eksentrik - Seekor buaya berukuran setidaknya 4,5 meter dengan berat 500 kilogram ditemukan di Bangka Belitung.⁣

Dilansir dari Detik, buaya tersebut ternyata ditangkap di sungai desa Kayubesi di pulau Bangka. 

“Benar, itu buaya yang ditangkap warga pada Senin (3/8) sekitar pukul 16.00 WIB,” tutur Junaidi, Sekretaris Desa Kayubesi.⁣

⁣Dalam proses penangkapannya, para warga dibantu seorang pawang buaya. Sebagai umpan, mereka mengorbankan seekor monyet untuk memancing buaya tersebut keluar dari sungai.⁣

Diduga Buaya Siluman

⁣Junaidi mengatakan banyak warga yang yakin kalau buaya tersebut adalah siluman.⁣

⁣“Warga menyakini buaya raksasa itu merupakan buaya siluman. Itu buaya peliharaan (siluman). Kalau buaya yang bersalah, dipanggil dengan ritual khusus lalu memakan pancing. Bagi yang tidak bersalah, tidak akan kena walau dipancing,” kata Junaidi.⁣

⁣Karena warga yakin buaya tersebut siluman, mereka melakukan ritual khusus ketika sang buaya mati. Mereka memenggal kepala buaya dan membungkusnya dengan kain kafan.⁣

⁣“Penguburan terpisah antara badan dan kepalanya. Karena buaya siluman, jadi harus terpisah, kepalanya dikafani, ditakutkan hidup kembali. Sebelum pemotongan, juga ada ritual khusus,” tegasnya.⁣

⁣Kepala BKSDA Bangka Belitung, Septian Wiguna, ini bukan kali pertama ritual adat penguburan buaya ini dilakukan.⁣

⁣Pada 2016 lalu, hal serupa sempat dilakukan pada seekor buaya. Alih-alih mengevakuasi, reptil tersebut dikubur dengan ritual khusus.⁣

⁣Ia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati beraktivitas di lokasi yang terindikasi kuat adalah habitat buaya.⁣

⁣“Biarkan buaya tersebut hidup di rumahnya sendiri. Apabila terpaksa ditangkap, diimbau untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan kami agar dapat diantisipasi langkah-langkah penyelamatan buaya sehingga tidak terjadi kematian buaya,” imbaunya.⁣

Artikel Eksentrik yang Lagi In Lainnya:


-ads-
TAG